mudik

 

gif maker

 

 

free counters

free web tracker

Kepuasan Pasien Kami Utamakan
image

PURIASIH GROUP

Informasi seputar RS Puri Asih

PERTEMUAN REVIEW MATERNAL PERINATAL

7 April 2010

1.      PENDAHULUAN

Dalam rangka pencapaian IPM, salah satu indikator yang mempengaruhi adalah indikator kesehatan yang diwakili oleh Umur Harapan Hidup (UHH). UHH merupakan indikator komposit dari berbagai dampak pembangunan kesehatan, dimana indikator dampak yang sangat mempengaruhi UHH adalah Angka Kematian Bayi (AKB), Angka Kematian Balita (AKABA), Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Kasar (AKK). Dari ke empat indikator maka AKI dan AKB merupakan indikator yang sangat berpengaruh. Sehingga untuk mencapai UHH 67,1 tahun pada tahun 2008 maka kegiatan yang terencana dan terarah yang harus dilaksanakan adalah upaya untuk menurunkan AKI dan AKB.

Adapun penyebab langsung kematian ibu di Jawa Barat masih karena perdarahan, eklamsi, infeksi dan partus lama, sedangkan penyebab langsung kematian bayi adalah aspiksia, komplikasi pada bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) dan infeksi. Sedangkan penyebab tidak langsung dan mendasar yang mempengaruhi AKI dan AKB adalah faktor lingkungan, perilaku, genetik dan pelayanan kesehatan sendiri dapat diuraikan sebagai berikut :

Penyebab tidak langsung kematian ibu dan bayi :

1.          53% ibu hamil menderita anemia

2.        Ibu hamil dan bersalin dengan 4 Terlalu (hamil atau bersalin terlalu muda dan tua umurnya, terlalu banyak anaknya dan terlalu dekat jarak kehamilan / persalinannya)

3.        Pemanfaatan pelayanan kesehatan yang masih rendah ditandai dengan pencapaian K4, persalinan oleh tenaga kesehatan dan N2 yang masih rendah.

4.        Penanganan kehamilan dan persalinan serta perawatan bayi yang tidak / belum adekuat (kompetensi dan kualitas sumber daya kesehatan masih kurang, pertolongan persalinan oleh dukun paraji)

5.        Kondisi ibu dan bayi yang tidak sehat dengan penyakit akibat lingkungan dan perilaku yang tidak sehat serta penyakit menular

6.        Adanya 3 terlambat :

1.          Terlambat mengetahui tanda bahaya dan memutuskan rujukan

2.        Terlambat merujuk karena masalah transportasi dan geografi

3.        Terlambat ditangani ditempat pelayanan karena tidak efektifnya pelayanan di Puskesmas   maupun Rumah Sakit

Adapun penyebab mendasar yang dapat mempengaruhi AKI dan AKB adalah :

1.          Masih kurangnya kesempatan untuk mengikuti pendidikan formal

2.        Tradisi dan budaya daerah, yaitu anggapan bahwa anak perempuan lebih baik cepat menikah dan punya anak

3.        Ekonomi keluarga kurang mampu

4.         Lingkungan yang buruk mempengaruhi kondisi kesehatan ibu maupun bayi

Oleh sebab itu diperlukan suatu pertemuan untuk membahas kasus – kasus kebidanan. Kegiatan pembahasan kematian ibu dan bayi atau yang lebih dikenal dengan Review Maternal Perinatal ( R MP) dimanfaatkan untuk mengidentifikasi faktor medik, non-medik dan faktor pelayanan kesehatan yang berpengaruh kepada kesakitan dan kematian ibu maupun bayi. Melalui kegiatan ini diharapkan para pengelola program KIA di Kabupaten Karawang, para pemberi pelayanan kesehatan baik di Puskesmas maupun di tingkat pelayanan rujukan primer/RS dapat menetapkan prioritas untuk mengatasi faktor-faktor yang mempengaruhi kematian ibu dan bayi.

 

2.     TUJUAN

Umum :

Meningkatkan mutu pelayanan KIA di wilayah Kabupaten Karawang dalam rangka mempercepat penurunan angka kematian ibu dan bayi.

Khusus :

1.          Menerapkan pembahasan analitik mengenai kasus kebidanan secara teratur dan berkesinambungan, yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Puskesmas di wilayah Kabupaten Karawang.

2.        Menentukan intervensi untuk masing-masing pihak yang diperlukan untuk mengatasi masalah-masalah yang ditemukan dalam pembahasan kasus.

3.        Mengembangkan mekanisme koordinasi antara Dinas Kesehatan, Rumah Sakit dan Puskesmas dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dan evaluasi terhadap intervensi yang disepakati.

3 .     LAMA KEGIATAN

1 (satu) hari

4.        WAKTU KEGIATAN

7 April Tahun 2010

5.        Peserta

       Pertemuan ini dihadiri oleh 70 orang yang terdiri dari :

  • Unsur Kecamatan
  • Unsur Desa
  • Kepala Puskesmas
  • Bidan desa

6.          Konsumsi

1 kali  makan siang dan dua kali snack selama 1 hari

7.          Penutup

Demikian proposal ini dibuat sebagai pengajuan Pertemuan Pembahasan RMP Sosial pada Tahun 20 10, dalam rangka peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan bayi   di Kabupaten Karawang . Melalui permohonan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang   dan Puskesmas serta jaringannya dalam penanggulangan masalah pelayanan kesehatan, pencegahan dan penanganan kegawat daruratan di wilayah Kabupaten Karawang.

Tue, 16 Mar 2010 @02:37

Copyright 2017 .puri asih hospital All Rights Reserved