mudik

 

gif maker

 

 

free counters

free web tracker

Kepuasan Pasien Kami Utamakan
image

PURIASIH GROUP

Vitamin dan Mineral, meski perlu sedikit tapi VITAL

image

Vitamin dan mineral adalah zat gizi yang diperlukan dalam jumlah kecil, namun harus dipenuhi setiap hari secara teratur dalam jumlah yang pas sesuai kebutuhan tubuh. Berbagai proses biologis dalam tubuh seperti pertumbuhan, sistem pertahanan, produksi energi, metabolism karbohidrat, lemak, dan protein, serta bekerjanya sistem organ sangat memerlukan keberadaan vitamin dan mineral.

Berdasarkan kelarutannya, ada vitamin larut lemak (vitamin A,D, E dan K) dan vitamin larut air (vitamin C, B1, B2, B6, B12, niasin, biotin, asam pantotenat, asam folat). Sementara mineral dibagi berdasarkan jumlah kebutuhannya. Ada mineral makro (dibutuhkan lebih dari 100 mg perhari), seperti: kalsium, natrium, klor, kalium, fosfor, magnesium, sulfur. Lalu, mineral mikro (dibutuhkan kurang dari 100 mg perhari), seperti: besi, seng, iodium, tembaga, mangan, krom, selenium, dan masih banyak lagi.

Kebutuhan vitamin dan mineral

Sebagian besar vitamin dan mineral tidak bisa diproduksi dari tubuh sehingga harus dipenuhi dari makanan sehari-hari. Kandungan vitamin dan  mineral dalam makanan berbeda-beda sehingga sangat dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang bervariasi dan seimbang.

Kebutuhan vitamin dan mineral pun berbeda-beda, tergantung usia, kebutuhan kalori, jenis kelamin atau kondisi khususu (hamil, menyusui, atau sakit). Secara umum Departemen Kesehatan Republik Indonesia menentukan standar kebutuhan zat gizi dalam table Angka Kecukupan Gizi (AKG), namum beberapa kondisi di era modern seperti sekarang justru menyebabkan kita kurang mengkonsumsi vitamin dan mineral.

Mengapa kita kurang vitamin dan mineral?

Kekurangan vitamin atau mineral dapat mengganggu kesehatan karena tidak optimalnya proses tubuh kita bekerja. Akibatnya, timbul keleahan fisik dan mental, penurunan daya tahan tubuh hingga munculnya berbagai masalah kesehatan.

Di era kemajuan teknologi yang menyajikan berbagai ragam menu makanan, ternyata risiko kekurangan vitamin dan mineral semakin tinggi, mengap?

  • Aktivitas yang semakin tinggi dan menguras tenaga, menyebabkan kebutuhan akan vitamin dan mineral semakin tinggi.
  • Pola makan tidak seimbang karena lebih memilih makanan instan, siap saji yang miskin vitamin dan mineral.
  • Pengolohan makanan yang tidak tepat, seperti pemanasan berlebihan dan berulang akan merusak beberapa jenis vitamin.
  • Polusi dan toksin (racun) yang mengganggu penyerapan vitamin dan mineral.

Bagaimana mencukupi kebutuhan vitamin dan mineral?

Jika memungkinkan, kebutuhan vitamin dan mineral diupayakan dipenuhi dari makanan sehari-hari yang beragam dan seimbang, namun untuk memenuhinya secara sempurna sangatlah sulit. Dibutuhkan tambahan nutrisi dan suplemen makanan untuk mencukupinya.

buah & sayuran

Kini banyak suplemen multivitamin dan mineral dalam 1 tablet yang beredar sehingga harus pandai-pandai memilih yang tepat. Beberapa informasi yang bisa dijadikan panduan memilih suplemen multivitamin dan mineral adalah:

  • Pilih yang komposisinya lengkap agar variasi kebutuhan vitamin dan mineral bisa dipenuhi.
  • Jumlah kandungannya pas sesuai kebutuhan.
  • Unik, memiliki kelebihan dibandingkan produk lainnya.

madnur

Fri, 19 Mar 2010 @17:50


Tulis Komentar

Nama

E-mail (tidak dipublikasikan)

URL

Komentar

Kode Rahasia
Masukkan hasil penjumlahan dari 9+0+4

Copyright 2017 .puri asih hospital All Rights Reserved